e diel, 2 mars 2008

Origami utk Permen karet mu

Turn Your Gum Into Origami Art - Gum Flower

Turn Your Gum Into Origami Art - Gum Flower Turn Your Gum Into Origami Art - Gum Flower

As a motivation not to spit your gum into the street, designer Jung-taek Choi has created the Gum Flower. The Gum Flower’s wrapper is a piece of origami. Once you are done with your gum, you fold the wrapper into a cute little origami flower and put the gum inside the flower. Now you have a colorful piece of art instead of a disgusting sticky gum on the street. It also provides a fun alternative to sticking the gum under the desk for kids at school.



Ada-ada ajah.. tapi boleh juga^-^

Ini Lang

TED 2008: Robert Lang, origami expert

(I'm liveblogging from TED 2008, in Monterey, CA)

Presenter: Robert Lang, origami expert

Img 0273




Origami has been around for 100s of years. It didn't change until 1970s when it experienced a Cambrian explosion in variety and techniques. It got richer and more interesting because people started applying math.

Img 0274

The secret to origami, and so many other things, is to let dead people do your work for you, like looking at the geometry of disk packing.

Four simple laws can give rise to very rich complexity in origami. They have to do with properties of crease patterns, angles around a vertex, layer orders, and valleys and ridges. If you obey these laws you can make anything. He has a program on his website that will show you the fold patterns needed to make anything. (You give it a stick figure, it shows you the folds.)

Img 0277

He shows how he uses these mathematical ideas to fold a square sheet of paper into anything.

Origami has applications in other areas, like a solar array that flew in a Japanese satellite telescope, umbrella telescope, solar sail, airbag, heart stent (origami may save a life).

e hënë, 21 janar 2008

Dlm Kenangan: Pameran SOI Nikko'08

Piis! Om Indonesian Polices dukung SOI

Ga Anak ga Ibu: Penasaran

Stand selalu rame pengunjung,
sampai berduyun-duyun

Ditata Rapih,
jadi Masterpiece nya Pameran SOI nikko'08

Japanese Sense

Hari *member Milis SOI
with his Origami Kawasaki's rose

Maya*Pengasuh para Pelipat Tanah Air
dg
Origami Diorama Dasar Laut nya

Beny*member milis SOI, Istri
dan Origami Tessel nya di belakang

Ibu dari stand Ikebanapun
serius bikin Origami Rose

Pity*member Milis SOI
sang pendemo Origami sejati

Putro*member Milis SOI -ikut serius

Indri*member Milis SOI
"Oke deh mba, pameran SOI yad aku mau ikut pamer"

Putri Kiko,
sayang sekali ketika jarak diantara kita hanya 30cm
tidak ada yang mendokumentasikan!,
hanya foto ini yang tersisa.
"Satu waktu kita ketemu lagi ya!"


Akhirnya member Milis Origami Indonesia ngumpul juga

e shtunë, 19 janar 2008

Masih Sederhana

Akibat proses negosiasi yang berjalan alot, maka baru sepekan sebelum terlaksana kesepakatan tercapai dengn pihak penyelenggara acara, sedangkan aku-maya masih dalam menuntaskan pekerjaan lain. Alhasil pameran ini tidak 'spektakuler!!', "garing" , 'biasa aja' dan 'ga bergengsi!' begitu pandangan salah satu temenku secara samar kutangkap dalam komentar2 nya. Mudah dimengerti dia juga adalah salah seorang paperfolder tanah air yang bergabung pula di milis origami tanah air tapi kebetulan dia ga bisa menyertakan karyanya buat dipamerkan, sibuk katanya.

Yah maya sih poko nya ikut memeriahkan perayaan 50 th persahabatan indonesia japan deh*piss, walaupun hanya bisa berkorban bikin diorama dasar laut itu yang dia bilang masih banyak kekurangan sana sini. Untuk yang akan datang semoga aja aku bisa meng arrange pameran akbar gabungan dari karya lipat yang mewakili seluruh kota2 di tanah air dan yang penting karya itu bisa dinikmati tidak hanya oleh orang dewasa tapi juga oleh anak2!

Satu lagi, ketulusan dalam membuat karya2 itu membuat sesuatu yang sederhana menjadi tampak menakjubkan*semoga aku termasuk yang tulus itu -weekks. Seperti juga kepolosan dan ketulusan seorang manusia "ANAK" yang membuat dia selalu "MENAKJUBKAN" sepanjang jaman.

Tampak samping

Tampak depan

Besok kata penyelenggara acara Pangeran Japan berkunjung juga ke pameran karena mereka memang nginep di Nikko, mudah2an bisa terdokumentasi dan bisa ku share lagi disini.

e enjte, 17 janar 2008

Pameran Origami SOI Jkt Nikko 2008

Sedang Berlangsung!

Kepada Dear Milist Origami-Indonesiaers Wajib Hadir please!
Sampai tanggal 20 Januari 2008 dari Jam 10-17 WIB

e diel, 13 janar 2008

Pameran Member SOI di Hotel Nikko Jkt, 16 Jan 08

Bocoran: diantaranya,materi origami yang akan jadi peserta pameran origami di Japanese Art & Cultural Exhibitions 16-20 Jan 2008 di Hotel Nikko Jakarta

Paperfolder: Respi -Januari 2008, Bdg
"Koi"


Paperfolder: Dany -Januari 2008, Bdg
"Rose Tesselations"



Paperfolder: Daniel Hendrawan -Januari 2008, Jkt
"Rupiah Bill -Money Origami"

e enjte, 3 janar 2008

Origami sbg terapi analgetik antipiretik;p

Peace and hope in paper

California town's origami cranes help Virginia Tech heal

|MCT NEWSPAPERS


In the aftermath of an angry student's murderous rampage on the Virginia Tech campus last April, people tried to make sense of the senseless — and offered their help.

What can we do? What can we send? The university's response: Send paper cranes. Send symbols of peace and hope.

In Japanese tradition, the person who folds 1,000 origami cranes is granted a wish, such as for prosperity or good health. They're given at weddings and to the gravely ill.

>>> Bagi seorang Muslim, keyakinan akan kesembuhan dan pengabul setiap harapan adalah hanya Izin dan Kuasa Allah SWT, sedangkan bila dikatakan bahwa Origami berfungsi sebagai terapi penyembuhan dan terapi mengurangi rasa sakit itu betul!